<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Lela Sutarya</title>
	<atom:link href="http://lelasutarya.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lelasutarya.wordpress.com</link>
	<description>My Online Diaries</description>
	<lastBuildDate>Mon, 31 Mar 2008 09:13:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='lelasutarya.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Lela Sutarya</title>
		<link>http://lelasutarya.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://lelasutarya.wordpress.com/osd.xml" title="Lela Sutarya" />
	<atom:link rel='hub' href='http://lelasutarya.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://lelasutarya.wordpress.com/2008/03/31/9/</link>
		<comments>http://lelasutarya.wordpress.com/2008/03/31/9/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Mar 2008 09:13:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lelasutarya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Arikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lelasutarya.wordpress.com/2008/03/31/9/</guid>
		<description><![CDATA[Pada saat kami menuliskan release ini, Christopher Lingle di harian Jakarta Post (20/02/08), dalam artikel yang berjudul &#8220;Restoring Indonesia&#8217;s economy to a higher growth path&#8221; mencatat bahwa pengangguran di Indonesia mencapai 40% dari total angkatan kerja. Selain itu, Bank Dunia menyebutkan sekitar 49, 5% Rakyat Indonesia berpendapatan di bawah 2US$/hari. Di sektor pendidikan, yang menjadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lelasutarya.wordpress.com&amp;blog=3289487&amp;post=9&amp;subd=lelasutarya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada saat kami menuliskan release ini, Christopher Lingle di harian Jakarta Post (20/02/08), dalam artikel yang berjudul &#8220;Restoring Indonesia&#8217;s economy to a higher growth path&#8221; mencatat bahwa pengangguran di Indonesia mencapai 40% dari total angkatan kerja. Selain itu, Bank Dunia menyebutkan sekitar 49, 5% Rakyat Indonesia berpendapatan di bawah 2US$/hari. Di sektor pendidikan, yang menjadi pilar utama pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), justru menggambarkan situasi yang lebih miris. Menurut data Susenas 2004, dari penduduk usia sekolah 7–24 tahun yang berjumlah 76, 0 juta orang, yang tertampung pada jenjang SD sampai dengan PT tercatat baru mencapai 41, 5 juta orang atau sebesar 55 persen.</p>
<p class="MsoNoSpacing">Sementara itu, menurut data Balitbang Depdiknas 2004, angka putus sekolah atau drop-out di tingkat SD/MI tercatat sebanyak 685.967 anak, yang berhasil lulus SD/MI tetapi tidak melanjutkan ke jenjang SMP/MTs dan putus sekolah di tingkat SMP/MTs sebanyak 759.054 orang. Situasi ini sangat kontras dengan nilai profit kandungan kekayaan alam yang dimiliki oleh tanah air kita, yang justru memberikan kemakmuran melimpah kepada korporasi-korporasi asing.</p>
<p class="MsoNoSpacing">Dalam laporan pendapatannya untuk tahun 2007, pihak ExxonMobil memperoleh keuntungan sebesar $40.6 Billion atau setara dengan Rp3.723.020.000.000.000 (dengan kurs rupiah 9.170). Nilai penjualan ExxonMobil mencapai $404 billion, melebihi Gross Domestic Product (GDP) dari 120 negara di dunia. Setiap detiknya, ExxonMobil berpendapatan Rp 11.801.790, sedangkan perusahaan minyak AS lainnya, Chevron, melaporkan keuntungan yang diperolehnya selama tahun 2007 mencapai $18, 7 billion atau Rp171.479.000.000.000. Royal Ducth Shell menyebutkan nilai profit yang mereka dapatkan selama setahun mencapai $31 milyar atau setara dengan Rp 284.270.000.000.000.</p>
<p class="MsoNoSpacing">Keuntungan yang diperoleh korporasi-korporasi Negara imperialis ini tidaklah setara dengan Produk Domestic Bruto (PDB) beberapa Negara dunia ketiga, tempat korporasi tersebut menghisap. Hingga akhir tahun 2007, Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia belum sanggup menembus Rp4.000 Trilyun, untuk triwulan ke III tahun 2007 saja hanya mencapai Rp 2.901. trilyun. Untuk Negara penghasil minyak lainnya, Libya hanya 50.320 juta US$, Angola (44, 033 juta US$), Qatar (42, 463US$), Bolivia (11.163 juta US$), dan lain-lain.</p>
<p class="MsoNoSpacing">Konfigurasi ini memperlihatkan pengalihan keuntungan eksplorasi tambang, baik migas maupun non-migas, di Negara-negara penghasil justru dinikmati oleh grup-grup korporasi dan Negara induknya. Di Indonesia, menurut laporan Energy information Administration (EIA) dalam laporannya (jan/08) mengatakan bahwa total produksi minyak Indonesia rata-rata 1, 1 juta barel per-hari, dengan 81% (atau 894.000 barel) adalah minyak mentah (crude oil). Untuk produksi gas alam, Indonesia sanggup memproduksi 97.8 juta kubik. Indonesia masuk dalam daftar ke 9 penghasil gas alam di dunia, dan merupakan urutan pertama di kawasan Asia Pasifik.</p>
<p class="MsoNoSpacing">Sayangnya, hampir 90% dari total produksi tersebut berasal dari 6 MNC, yakni; Total (diperkirakan market share-nya di tahun 2004, 30%), ExxonMobil (17%), Vico (BP-Eni joint venture, 11%), ConocoPhillips (11%), BP (6%), and Chevron (4%). Sedang, stok gas bumi mencapai 187 triliun kaki kubik atau akan habis dalam waktu 68 tahun dengan tingkat produksi per tahun sebesar 2, 77 triliun kaki kubik. Cadangan batu bara ada sekitar 18, 7 miliar ton lagi atau dengan tingkat produksi 170 juta ton per tahun berarti cukup buat memenuhi kebutuhan selama 110 tahun. (Sumber: Kementerian ESDM).</p>
<p class="MsoNoSpacing">Bandingkan dengan kebutuhan untuk pendidikan! Berdasarkan kajian Balai Penelitian dan Pengembangan Depdiknas, biaya ideal seorang siswa SD per tahun adalah Rp 1, 68 juta. Data Depdiknas menunjukkan, siswa setingkat SD se-Indonesia sekitar 25, 5 juta. Jadi untuk menggratiskan pendidikan di SD (minus infrastruktur) adalah 42.8 trilyun. Berdasarkan data Balitbang 2003 mengenai kondisi bangunan SD seluruh Indonesia, 32, 2 persen rusak ringan, rusak berat ada 25 persen. SLTP yang rusak ringan 19, 9 persen, rusak berat 7, 4 persen. Padahal, untuk memperbaiki sebuah gedung sekolah hanya membutuhkan dana paling banyak Rp100 juta, nilai ini sangat kecil jika dibandingkan dengan share profit di sector pertambangan yang menguap keluar.</p>
<p class="MsoNoSpacing">Kenapa hal ini bisa terjadi?</p>
<p class="MsoNoSpacing">Cadangan minyak Indonesia pada tahun 1974 sebesar 15.000 metrik barel dan terus mengalami penurunan. Pada tahun 2000 cadangan minyak Indonesia sekitar 5123 metrik barel (MB) dan tahun 2004 menjadi sekitar 4301 MB. Penyebab dari turunnya cadangan minyak Indonesia adalah; pertama Ladang-ladang pengeboran minyak di Indonesia (milik Pertamina) sudah sangat tua, sebagian besar masih peninggalan penjajah Belanda. Kebanyakan sumur-sumur yang ada sudah tua, teknologi yang digunakan pun sudah ketinggalan zaman.</p>
<p class="MsoNoSpacing">Tidak ada revitalisasi technologi, tidak ada pembenahan struktur dalam perusahaan Migas, dan tidak ada upaya pemerintah untuk memberikan perlakukan khusus bagi perusahaan tambang dalam negeri. Ini semua menyebabkan kemampuan dan kapasitas produksi untuk penerimaaan pemerintah semakin mengecil. PT Pertamina (Persero) menargetkan: laba bersih tahun ini hanya Rp17, 8 triliun atau turun 27, 3 persen dibandingkan laba bersih 2007 sebesar Rp24, 5 triliun. Jadi, merupakan sebuah ironi, korporasi-korporasi asing yang bereksplorasi di wilayah yang sama, memperoleh keuntungan maksimum, sedangkan Pertamina mengalami penurunan laba (keuntungan).</p>
<p class="MsoNoSpacing">Penyebab kedua, turunnya cadangan minyak Indonesia adalah sebagian besar ladang-ladang minyak Indonesia dikuasai oleh korporasi asing (MNC), seperti BP, Chevron, CNOOC, ConocoPhillips, ExxonMobil, Inpex, KG, Mitsubishi, Nippon Oil, PetroChina, Petronas, Total, Vico. Dengan pembangunan pipeline (jalur onshore dan jalur offshore) yang bisa mengalirkan minyak hasil eksplorasi dari berbagai blok minyak di Indonesia ke Singapore power, menyebabkan potensi hilangnya minyak Indonesia semakin besar. Ini masih ditambah dengan ketidaksanggupan pemerintah mengontrol secara tegas produksi murni dari korporasi (MNC).</p>
<p class="MsoNoSpacing">Berpatokan kepada UU Migas Nomor 22/2001, pembagian keuntungan pihak Indonesia (Cq. Pemerintah) dan korporasi dilakukan dalam skema Production Sharing Contract (PSC), di mana pertamina telah menjadi bagian dari Kontraktor kontrak Kerja Sama (KKKS). Dalam skema PSC yang ada sekarang, Cost Recovery (CR) sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah Indonesia. Cost recovery minyak mentah Indonesia mencapai US$9, 03 per barel, sedangkan rata-rata cost recovery minyak mentah dunia sekitar US$4-US$6 per barel. Jadi, cost recovery Indonesia lebih tinggi sekitar 75 persen -125 persen per barel, dibandingkan rata-rata negara produsen minyak mentah di dunia.</p>
<p class="MsoNoSpacing">Apakah ada masalah dengan biaya cost recovery ini? Iya, audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan pada penggunaan cost recovery periode 2000-2006 terhadap 152 kontraktor senilai Rp122, 68 triliun, ditemukan indikasi penyimpangan pada 43 kontraktor senilai Rp18, 07 triliun. Perhitungan cost recovery sebenarnya hanya beban atas kegiatan eksplorasi migas, yang meliputi biaya produksi pengangkatan minyak (lifting) dan biaya investasi. Tapi kenyataannya, dalam kontrak yang dibuat kontraktor dengan pemerintah, tak ada batasan yang tegas. Akibatnya, banyak komponen biaya lain seperti renovasi rumah dinas, biaya berobat, hiburan bahkan kegiatan tanggung jawab sosial (CSR). Ini mungkin yang membuat biaya tersebut membengkak. (sumber: jurnal nasional)</p>
<p class="MsoNoSpacing">Skema bagi hasil Pemerintah Indonesia dan pihak korporasi memang sangat tidak adil, sangat merugikan pihak Indonesia, namun, beberapa elit politik justru memanfaatkan isu ini demi kepentingan politiknya, bukan untuk kepentingan rakyat. Seandainya, Indonesia mau melakukan peninjauan ulang kontrak karya dengan semua KKS, alasan legal formalnya sangat dibenarkan, mengingat ada bukti-bukti penyimpangan yang disimpulkan BPK. Peraih Nobel Ekonomi 2001 Joseph E. Stiglitz waktu datang ke Indonesia, menyatakan eksploitasi yang dilakukan perusahaan multinasional di negara berkembang sering kali dianggap sepenuhnya sah. Sebagian besar negara berkembang dinilainya tidak mampu terlibat dalam negosiasi canggih yang melibatkan perusahaan-perusahaan multinasional. Dia menduga negara-negara itu tidak mengerti implikasi penuh dari setiap klausul di dalam kontrak. Untuk Indonesia pun, Stiglitz menyarankan agar berani melakukan negosiasi ulang.</p>
<p class="MsoNoSpacing">Karena proses perampokan kekayaan alam Indonesia ini sepenuhnya dilegitimasi oleh perundang-undangan pemerintah Indonesia, maka tidak ada jalan lain, rakyat Indonesia harus melakukan nasionalisasi (pengambil-alihan) terhadap seluruh perusahaan tambang asing tersebut. Langkah ini merupakan jalan yang tepat dan sanggup menyelamatkan kekayaan alam yang seharusnya diperuntukkan untuk rakyat Indonesia. Pada Hari Buruh Internasional, Morales resmi mengumumkan nasionalisasi 20 perusahaan minyak dan gas asing. Pengumuman langsung didukung tindakan dengan mengirim tentara Bolivia ke ladang minyak dan gas alam. Penempatan pasukan militer itu merupakan simbol bahwa instalasi minyak dan gas itu telah menjadi milik negara Bolivia. Gara-gara dekrit itu, penerimaan Bolivia disektor migas melonjak menjadi US$780 juta (sekitar Rp7 triliun) pada tahun 2007. Jumlah itu enam kali lipat disbanding penerimaan pada 2002. Bagaimana jika perusahaan asing menolak? &#8220;Mereka boleh pergi, &#8221; ujar Menteri Energi Andres Soliz.</p>
<p class="MsoNoSpacing"><b>Di Indonesia, di bawah Bung Karno, pemerintahan Soekarno mengeluarkan kebijakan UU No. 86/1958 tentang nasionalisasi perusahaan-perusahaan asing, termasuk sektor pertambangan. Selain itu, Bung Karno memberlakukan UU Nomor 44 Tahun 1960 yang mempertegas pengelolaan minyak dalam kontrol Negara.</b> Setelah itu, Bung Karno menyerahkan skema profit-sharing agreement (PSA) yakni 60:40, ditambah kebijakan lain seperti MNC wajib menyerahkan 25 persen area eksplorasi setelah 5 tahun dan 25 persen lainnya setelah 10 tahun. Selain itu, MNC wajib menyediakan kebutuhan untuk pasar domestik dengan harga tetap dan menjual aset distribusi-pemasaran setelah jangka waktu tertentu. <u>Skema Bung Karno langsung disetujui oleh presiden AS saat itu, John F Kennedy, dan tiga raksasa minyak dunia (Stanvac, Caltex, dan Shell). Cerita sukses Bung Karno itu bisa dilihat dalam prestasi sektor pendidikan, yakni Tingkat melék huruf naik dari 10 ke 50 persen (1960). Biaya pendidikan pada masa itu juga sangat murah.</u></p>
<p class="MsoNoSpacing">Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka kami dari Eksekutif Nasional- Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EN-LMND), menyatakan sikap sebagai berikut:</p>
<p class="MsoNoSpacing">1. Nasionalisasi perusahaan pertambangan asing untuk kepentingan pendidikan gratis dan berkualitas.</p>
<p class="MsoNoSpacing">2. Tinjau-ulang kontrak karya dengan seluruh KKS karena telah merugikan pihak Indonesia.</p>
<p class="MsoNoSpacing">3. Cabut semua paket perundang-undangan (regulasi) yang mensahkan korporasi asing menjarah kekayaan alam bangsa kita.</p>
<p class="MsoNoSpacing">4. Industrialisasi Nasional; Pemerintah harus memfasilitasi pembangunan dan penguatan Industri pertambangan Negara yang tangguh dan modern, baik di sektor hulu sampai ke hilir.</p>
<p class="MsoNoSpacing">Demikian release ini kami buat. Atas perhatiannya, kami ucapkan banyak terima kasih.</p>
<p class="MsoNoSpacing">(<i>Pers Rilis, Jakarta, 22 februari 2007, EksNas-LMND</i>)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lelasutarya.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lelasutarya.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lelasutarya.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lelasutarya.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lelasutarya.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lelasutarya.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lelasutarya.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lelasutarya.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lelasutarya.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lelasutarya.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lelasutarya.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lelasutarya.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lelasutarya.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lelasutarya.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lelasutarya.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lelasutarya.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lelasutarya.wordpress.com&amp;blog=3289487&amp;post=9&amp;subd=lelasutarya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lelasutarya.wordpress.com/2008/03/31/9/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e41ec42da0437a9549d44956a150a57f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">lelasutarya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>tahukah anda</title>
		<link>http://lelasutarya.wordpress.com/2008/03/31/tahukah-anda/</link>
		<comments>http://lelasutarya.wordpress.com/2008/03/31/tahukah-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Mar 2008 09:04:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lelasutarya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lelasutarya.wordpress.com/2008/03/31/tahukah-anda/</guid>
		<description><![CDATA[iap tanggal 1 April, ada saja orang—terutama anak-anak muda—yang merayakan hari tersebut dengan membuat aneka kejutan atau sesuatu keisengan. April Fools Day, demikian orang Barat menyebut hari tanggal 1 April atau lebih popular disebut sebagai ‘April Mop’. Namun tahukah Anda jika perayaan tersebut sesungguhnya berasal dari sejarah pembantaian tentara Salib terhadap Muslim Spanyol yang memang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lelasutarya.wordpress.com&amp;blog=3289487&amp;post=8&amp;subd=lelasutarya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>iap tanggal 1 April, ada saja orang—terutama anak-anak muda—yang merayakan hari tersebut dengan membuat aneka kejutan atau sesuatu keisengan. April Fools Day, demikian orang Barat menyebut hari tanggal 1 April atau lebih popular disebut sebagai ‘April Mop’. Namun tahukah Anda jika perayaan tersebut sesungguhnya berasal dari sejarah pembantaian tentara Salib terhadap Muslim Spanyol yang memang didahului dengan upaya penipuan? Inilah sejarahnya yang disalin kembali sebagiannya dari buku “<i>Valentine Day, Natal, Happy New Year, April Mop, Halloween: So What?</i>” (Rizki Ridyasmara, Pustaka Alkautsar, 2005)</p>
<p class="MsoNoSpacing"><b>SEJARAH APRIL MOP</b></p>
<p class="MsoNoSpacing">Perayaan April Mop yang selalu diakhiri dengan kegembiraan dan kepuasan itu sesungguhnya berawal dari satu tragedi besar yang sangat menyedihkan dan memilukan. April Mop atau The April’s Fool Day berawal dari satu episode sejarah Muslim Spanyol di tahun 1487 atau bertepatan dengan 892 H. Sebelum sampai pada tragedi tersebut, ada baiknya menengok sejarah Spanyol dahulu ketika masih di bawah kekuasaan Islam.</p>
<p class="MsoNoSpacing">Sejak dibebaskan Islam pada abad ke-8 M oleh Panglima Thariq bin Ziyad, Spanyol berangsur-angsur tumbuh menjadi satu negeri yang makmur. Pasukan Islam tidak saja berhenti di Spanyol, namun terus melakukan pembebasan di negeri-negeri sekitar menuju Perancis. Perancis Selatan dengan mudah bisa dibebaskan. Kota Carcassone, Nimes, Bordeaux, Lyon, Poitou, Tours, dan sebagainya jatuh. Walau sangat kuat, pasukan Islam masih memberikan toleransi kepada suku Goth dan Navaro di daerah sebelah Barat yang berupa pegunungan.</p>
<p class="MsoNoSpacing">Islam telah menerangi Spanyol. Karena sikap para penguasa Islam begitu baik dan rendah hati, maka banyak orang-orang Spanyol yang kemudian dengan tulus dan ikhlas memeluk Islam. Muslim Spanyol bukan hanya beragama Islam, namun mereka sungguh-sungguh mempraktekkan kehidupan secara Islami. Mereka tidak hanya membaca Al-Qur&#8217;an tapi juga bertingkah laku berdasarkan Al-Qur&#8217;an. Mereka selalu berkata tidak untuk musik, bir, pergaulan bebas, dan segala hal yang dilarang Islam. Keadaan tenteram seperti itu berlangsung hampir enam abad lamanya.</p>
<p class="MsoNoSpacing">Selama itu pula kaum kafir yang masih ada di sekeliling Spanyol tanpa kenal lelah terus berupaya membersihkan Islam dari Spanyol, namun mereka selalu gagal. Telah beberapa kali dicoba tapi selalu tidak berhasil. Dikirimlah sejumlah mata-mata untuk mempelajari kelemahan umat Islam di Spanyol. Akhirnya mata-mata itu menemukan cara untuk menaklukkan Islam di Spanyol, yakni pertama-tama harus melemahkan iman mereka dulu dengan jalan serangan pemikiran dan budaya.</p>
<p class="MsoNoSpacing">Maka mulailah secara diam-diam mereka mengirim alkohol dan rokok secara gratis ke dalam wilayah Spanyol. Musik diperdengarkan untuk membujuk kaum mudanya agar lebih suka bernyanyi dan menari ketimbang baca Qur’an. Mereka juga mengirim sejumlah ulama palsu yang kerjanya meniup-niupkan perpecahan di dalam tubuh umat Islam Spanyol. Lama-kelamaan upaya ini membuahkan hasil.</p>
<p class="MsoNoSpacing">Akhirnya Spanyol jatuh dan bisa dikuasai pasukan Salib. Penyerangan oleh pasukan Salib benar-benar dilakukan dengan kejam tanpa mengenal peri kemanusiaan. Tidak hanya pasukan Islam yang idbantai, juga penduduk sipil, wanita, anak-anak kecil, orang-orang tua, semuanya dihabisi dengan sadis.</p>
<p class="MsoNoSpacing">Satu persatu daerah di Spanyol jatuh, Granada adalah daerah terakhir yang ditaklukkan. Penduduk-penduduk Islam di Spanyol (juga disebut orang Moor) terpaksa berlindung di dalam rumah untuk menyelamatkan diri. Tentara-tentara Kristen terus mengejar mereka.</p>
<p class="MsoNoSpacing">Ketika jalan-jalan sudah sepi, tinggal menyisakan ribuan mayat yang bergelimpangan bermandikan genangan darah, tentara Salib mengetahui bahwa banyak Muslim Granada yang masih bersembunyi di rumah-rumah. Dengan lantang tentara Salib itu meneriakkan pengumuman, bahwa para Muslim Granada bisa keluar dari rumah dengan aman dan diperbolehkan berlayar keluar dari Spanyol dengan membawa barang-barang keperluan mereka. “Kapal-kapal yang akan membawa kalian keluar dari Spanyol sudah kami persiapkan di pelabuhan. Kami menjamin keselamatan kalian jika ingin keluar dari Spanyol, setelah ini maka kami tidak lagi memberikan jaminan!” demikian bujuk tentara Salib.</p>
<p class="MsoNoSpacing">Orang-orang Islam masih curiga dengan tawaran ini. Beberapa dari orang Islam diperbolehkan melihat sendiri kapal-kapal penumpang yang sudah dipersiapkan di pelabuhan. Setelah benar-benar melihat ada kapal yang sudah dipersiapkan, maka mereka segera bersiap untuk meninggalkan Granada bersama-sama menuju ke kapal-kapal tersebut. Mereka pun bersiap untuk berlayar.</p>
<p class="MsoNoSpacing">Keesokan harinya, ribuan penduduk Muslim Granada yang keluar dari rumah-rumahnya dengan membawa seluruh barang-barang keperluannya beriringan jalan menuju pelabuhan. Beberapa orang Islam yang tidak mempercayai tentara Salib bertahan dan terus bersembunyi di rumah-rumahnya. Setelah ribuan umat Islam Spanyol berkumpul di pelabuhan, dengan cepat tentara Salib menggeledah rumah-rumah yang telah itinggalkan penghuninya. Lidah api terlihat menjilat-jilat angkasa ketika para tentara Salib itu membakari rumah-rumah tersebut bersama orang-orang Islam yang masih bertahan di dalamnya.</p>
<p class="MsoNoSpacing">Sedang ribuan umat Islam yang tertahan di pelabuhan hanya bisa terpana ketika tentara Salib juga membakari kapal-kapal yang dikatakan akan mengangkut mereka keluar dari Spanyol. Kapal-kapal itu dengan cepat tenggelam. Ribuan umat Islam tidak bisa berbuat apa-apa karena sama sekali tidak bersenjata. Mereka juga kebanyakan terdiri dari para perempuan dan anak-anaknya yang masih kecil-kecil. Sedang tentara Salib itu telah mengepung mereka dengan pedang terhunus.</p>
<p class="MsoNoSpacing">Dengan satu teriakan dari pemimpinnya, ribuan tentara Salib itu segera membantai dan menghabisi umat Islam Spanyol tanpa perasaan belas kasihan. Jerit tangis dan takbir membahana. Dengan buas tentara Salib terus membunuhi warga sipil yang sama sekali tidak berdaya.</p>
<p class="MsoNoSpacing">Seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itu habis dibunuh dengan kejam. Darah menggenang di mana-mana. Laut yang biru telah berubah menjadi merah kehitam-hitaman. Tragedi ini bertepatan dengan tanggal 1 April. Inilah yang kemudian diperingati oleh dunia Kristen setiap tanggal 1 April sebagai April Mop (<i>The Aprils Fool Day</i>).</p>
<p>Bagi umat Islam April Mop tentu merupakan tragedi yang sangat menyedihkan. Hari di mana ribuan saudara-saudaranya seiman disembelih dan dibantai oleh tentara Salib di Granada, Spanyol. Sebab itu, adalah sangat tidak pantas jika ada orang Islam yang ikut-ikutan merayakan tradisi ini. Sebab dengan ikut merayakan April Mop, sesungguhnya orang-orang Islam itu ikut bergembira dan tertawa atas tragedi tersebut. Siapa pun orang Islam yang turut merayakan April Mop, maka ia sesungguhnya tengah merayakan ulang tahun pembunuhan massal ribuan saudara-saudaranya di Granada, Spanyol, beberapa abad silam</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lelasutarya.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lelasutarya.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lelasutarya.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lelasutarya.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lelasutarya.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lelasutarya.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lelasutarya.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lelasutarya.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lelasutarya.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lelasutarya.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lelasutarya.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lelasutarya.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lelasutarya.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lelasutarya.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lelasutarya.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lelasutarya.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lelasutarya.wordpress.com&amp;blog=3289487&amp;post=8&amp;subd=lelasutarya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lelasutarya.wordpress.com/2008/03/31/tahukah-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e41ec42da0437a9549d44956a150a57f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">lelasutarya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>info</title>
		<link>http://lelasutarya.wordpress.com/2008/03/31/info/</link>
		<comments>http://lelasutarya.wordpress.com/2008/03/31/info/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Mar 2008 08:14:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lelasutarya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lelasutarya.wordpress.com/2008/03/31/info/</guid>
		<description><![CDATA[Minggu, 18 Pebruari 2007 var sburl3945 = window.location.href; var sbtitle3945 = document.title;var sbtitle3945=encodeURIComponent(&#8220;800 Orang Memeluk Islam di Dubai&#8221;); var sburl3945=decodeURI(&#8220;http://hidayatullah.com/index.php?option=com_content&#38;task=view&#38;id=4274&#8243;); sburl3945=sburl3945.replace(/amp;/g, &#8220;&#8221;);sburl3945=encodeURIComponent(sburl3945); Lebih dari 800 para orang warga asing dilaporkan telah memeluk Islam di  Dubai tahun 2006 lalu. Demikian catatan dari pihak Kementerian terkait di Dubai Hidayatullah.com&#8211;Departemen Hubungan Islam dan  Amal  Dubai mengatakan, dalam sebuah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lelasutarya.wordpress.com&amp;blog=3289487&amp;post=7&amp;subd=lelasutarya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Minggu, 18 Pebruari 2007				 			 					 			 				var sburl3945 = window.location.href; var sbtitle3945 = document.title;var sbtitle3945=encodeURIComponent(&#8220;800 Orang Memeluk Islam di  Dubai&#8221;); var sburl3945=decodeURI(&#8220;http://hidayatullah.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=4274&#8243;); sburl3945=sburl3945.replace(/amp;/g, &#8220;&#8221;);sburl3945=encodeURIComponent(sburl3945);</p>
<div align="left">
<p class="MsoPlainText"><i><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Lebih dari 800 para orang warga asing dilaporkan telah memeluk Islam di <span> </span>Dubai tahun 2006 lalu. Demikian catatan dari pihak Kementerian terkait di Dubai</span></i></p>
</div>
<div align="left">
<p class="MsoPlainText"><b><i><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Hidayatullah.com&#8211;</span></i></b><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Departemen Hubungan Islam dan <span> </span>Amal <span> </span>Dubai mengatakan, dalam sebuah pernyataannya hari Selasa lalu mengatakan, lebih dari 808 penduduk asing memeluk Islam tahun <span> </span>2006 lalu.</span></p>
<p class="MsoPlainText"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Alasan mereka memeluk Islam rata-rata karena keinginan sendiri dan tanpa paksaan. Menurut catatan, jumlah orang asing yang memeluk Islam itu adalah; 286 dari  Pilipina, menyusul <span> </span>India ( 124 orang), kemudian China (109 para orang).</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Sebelum ini, 37 pasukan Korea Selatan (Korsel) yang akan diberangkatkan bertugas di Iraq juga dikabarkan telah memeluk Islam. [kuna/hid/cha]</span></div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lelasutarya.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lelasutarya.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lelasutarya.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lelasutarya.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lelasutarya.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lelasutarya.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lelasutarya.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lelasutarya.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lelasutarya.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lelasutarya.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lelasutarya.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lelasutarya.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lelasutarya.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lelasutarya.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lelasutarya.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lelasutarya.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lelasutarya.wordpress.com&amp;blog=3289487&amp;post=7&amp;subd=lelasutarya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lelasutarya.wordpress.com/2008/03/31/info/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e41ec42da0437a9549d44956a150a57f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">lelasutarya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>sepenggal kisah</title>
		<link>http://lelasutarya.wordpress.com/2008/03/29/sepenggal-kisah/</link>
		<comments>http://lelasutarya.wordpress.com/2008/03/29/sepenggal-kisah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Mar 2008 00:48:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lelasutarya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lelasutarya.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[kesehatan merupakan nikmat yang allah berikan kepada kita, terkadang tanpa kita sadariii kita sering menyia-nyiakan kenikmatan tersebut, hal ini baru kita sadari ketika  kita sakit, dan ini terjadi pada saya sendiri. KETIKA sehat dengan begitu leluasa kita bisa bergerak kesana sini,melakukan apa saja, beribadah dll, sedikit saja allah memberikan rasa sakit misal flu, terasa sakit [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lelasutarya.wordpress.com&amp;blog=3289487&amp;post=6&amp;subd=lelasutarya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>kesehatan merupakan nikmat yang allah berikan kepada kita, terkadang tanpa kita sadariii kita sering menyia-nyiakan kenikmatan tersebut, hal ini baru kita sadari ketika  kita sakit, dan ini terjadi pada saya sendiri. KETIKA sehat dengan begitu leluasa kita bisa bergerak kesana sini,melakukan apa saja, beribadah dll, sedikit saja allah memberikan rasa sakit misal flu, terasa sakit semua badan, mau apa- apa terasa malas, begitupun dengan beribadah, dan parahnya lagi lagi &#8211; lagi harus kedokter, saya baru menyadari ternyata nikmat sehat begitu berharga, sampai akhirnya saya bertemu seorang teman, dan memberikan alternatif yang lain, teman saya memberikan sebuah dikatakanlah obat tetapi sebenarnya bukan obat, yang dibawa teman tersebut &#8220;kloropil&#8221; sebuah cairan hijau, semacam suplemen, paertama- tama was- was dengan hal tersebut, akhirnya saya coba juga, setelah seminggu terasa ada  perubahan, sampai akhirnya saya sembuh, lalu saya bertemu teman saya, dan akhirnya teman pun menjekaskan yang saya minum tersebut alahamdulillah telah banyak membantu orang juga dalam kesehatan dan itu aman, serta halal. selain itu juga herbal, pokoknya bagus, ternyata tidak sampai disana , masih banyak produk -produknya yang bagus, dan kabar bagus nya juga ada peluang bisnisnya. insyallah sangat membantu. bagi teman- teman yang ingin tahu lebih banyak lagi dan saya ingin berbagi dengan teman- teman semua,bolah lewat blog ini or hub saya di 022(6031139)/081540898812</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lelasutarya.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lelasutarya.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lelasutarya.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lelasutarya.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lelasutarya.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lelasutarya.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lelasutarya.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lelasutarya.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lelasutarya.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lelasutarya.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lelasutarya.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lelasutarya.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lelasutarya.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lelasutarya.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lelasutarya.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lelasutarya.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lelasutarya.wordpress.com&amp;blog=3289487&amp;post=6&amp;subd=lelasutarya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lelasutarya.wordpress.com/2008/03/29/sepenggal-kisah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e41ec42da0437a9549d44956a150a57f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">lelasutarya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>heart</title>
		<link>http://lelasutarya.wordpress.com/2008/03/27/heart/</link>
		<comments>http://lelasutarya.wordpress.com/2008/03/27/heart/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2008 09:25:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lelasutarya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lelasutarya.wordpress.com/2008/03/27/heart/</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lelasutarya.wordpress.com&amp;blog=3289487&amp;post=5&amp;subd=lelasutarya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lelasutarya.wordpress.com&amp;blog=3289487&amp;post=5&amp;subd=lelasutarya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lelasutarya.wordpress.com/2008/03/27/heart/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e41ec42da0437a9549d44956a150a57f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">lelasutarya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>#hati*</title>
		<link>http://lelasutarya.wordpress.com/2008/03/27/hati/</link>
		<comments>http://lelasutarya.wordpress.com/2008/03/27/hati/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2008 09:24:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lelasutarya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lelasutarya.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[ADA seorang bapak bercerita pada anaknya, &#8220;nak coba kau tancapkan paku itu dalam kayu, sinak belum mengerty maksud dari bapak tersebut, tapi dia masih menurutinya, setelah ditancapkan pada kayu, bapak tersebut menyuruh anaknya untuk mencabut lagi, dengan wajah kebingungan, anak tersebut bertanya. &#8220;Pak kenapa bapak menyuruh saya melakukan ini? jawab, bapaknya &#8220;lakukan saja,nanti juga kamu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lelasutarya.wordpress.com&amp;blog=3289487&amp;post=4&amp;subd=lelasutarya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ADA seorang bapak bercerita pada anaknya, &#8220;nak coba kau tancapkan paku itu dalam kayu, sinak belum mengerty maksud dari bapak tersebut, tapi dia masih menurutinya, setelah ditancapkan pada kayu, bapak tersebut menyuruh anaknya untuk mencabut lagi, dengan wajah kebingungan, anak tersebut bertanya. &#8220;Pak kenapa bapak menyuruh saya melakukan ini? jawab, bapaknya &#8220;lakukan saja,nanti juga kamu akan tahu&#8221;tanpa banyak bertanya akhirnya sianak tersebut mencabut paku- paku tersebut yang tertancap didalam kayu tsbt. &#8216; Nak! lihatlah bekas tancapan paku tersebut nak, kenapa yah? tanya anak tesebut. &#8221; Nak bekas-bekas tancapan peku tersebut sama seperti hati ketika mengalami sakit, baik tesakiti, teraniyaya,. Hati ibarat cermin, pemimpin, lilin, pasar, &#8220;Jika hati kita terluka atau tersakti, sama seperti itu, untuk pulih lama bahkan mamakan waktu yan sebentar jika pun sudah lama, bekas &#8211; bekas tersebut masih menganga meskipun tidak separah atau berdarah seperti dulu&#8221; maka dari itu jagalah hati, hati &#8211; hatilah ketika bertindak atau melakukan sesuatu dengan orang lain, jaga pula lisanmu, jangan sampai menyakiti orang lain, sekali terluka lama sekali untuk sembuh, seperti bekas  bekas pada tancapan kayu tersebut.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lelasutarya.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lelasutarya.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lelasutarya.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lelasutarya.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lelasutarya.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lelasutarya.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lelasutarya.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lelasutarya.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lelasutarya.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lelasutarya.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lelasutarya.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lelasutarya.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lelasutarya.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lelasutarya.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lelasutarya.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lelasutarya.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lelasutarya.wordpress.com&amp;blog=3289487&amp;post=4&amp;subd=lelasutarya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lelasutarya.wordpress.com/2008/03/27/hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e41ec42da0437a9549d44956a150a57f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">lelasutarya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hari Lahir</title>
		<link>http://lelasutarya.wordpress.com/2008/03/27/hello-world/</link>
		<comments>http://lelasutarya.wordpress.com/2008/03/27/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2008 04:46:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lelasutarya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Arikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Yah. Tepat hari ini. Aku telah lahir, di dunia blogging.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lelasutarya.wordpress.com&amp;blog=3289487&amp;post=1&amp;subd=lelasutarya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yah.</p>
<p>Tepat hari ini.</p>
<p>Aku telah lahir, di dunia blogging.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lelasutarya.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lelasutarya.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lelasutarya.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lelasutarya.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lelasutarya.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lelasutarya.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lelasutarya.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lelasutarya.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lelasutarya.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lelasutarya.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lelasutarya.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lelasutarya.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lelasutarya.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lelasutarya.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lelasutarya.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lelasutarya.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lelasutarya.wordpress.com&amp;blog=3289487&amp;post=1&amp;subd=lelasutarya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lelasutarya.wordpress.com/2008/03/27/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e41ec42da0437a9549d44956a150a57f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">lelasutarya</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
